Pedro Acosta pimpin daftar pembalap yang belum menang MotoGP

belum menang motogp - ilustrasi berita Pedro Acosta pimpin daftar pembalap yang belum menang MotoGP
Musim 2026 memasuki paruh kedua, empat pembalap masih belum menang MotoGP. Pedro Acosta memimpin daftar, diikuti Luca Marini, Diogo Moreira, dan Toprak…
0 0
Read Time:3 Minute, 36 Second

Musim MotoGP 2026 tiba di titik tengahnya menjelang putaran di Sachsenring, yang menjadi balapan terakhir sebelum jeda musim panas. Dalam musim yang sangat ketat ini, ada enam pemenang berbeda, tetapi masih ada empat pembalap yang belum menang MotoGP, dengan Pedro Acosta berada di posisi teratas daftar tersebut.

belum menang motogp - ilustrasi berita Pedro Acosta pimpin daftar pembalap yang belum menang MotoGP

Keempat nama yang belum meraih kemenangan di kelas utama adalah Pedro Acosta, Luca Marini, Diogo Moreira, dan Toprak Razgatlioglu. Meski beberapa di antaranya sudah menunjukkan potensi dan beberapa kali berada dekat dengan kemenangan, gelar pertama di kelas raja itu masih belum juga datang.

Pedro Acosta: pemimpin daftar belum menang MotoGP

Nama yang paling mengejutkan dalam daftar ini adalah Pedro Acosta. Pembalap KTM itu sempat meraih kemenangan pada sprint di Thailand pada awal musim, namun kemenangan penuh di balapan utama belum tercapai. Selama tiga musimnya di MotoGP, Acosta telah tampil dalam 52 balapan antara tim satelit dan tim pabrikan, mengumpulkan 13 podium dan dua pole position.

Musim ini Acosta berusaha keras untuk mendapatkan kemenangan perdananya membela tim pabrikan KTM sebelum ia pindah ke tim Ducati Lenovo untuk dua musim berikutnya. Perpindahan ke Ducati dipandang sebagai langkah yang dapat mempermudah persaingan untuk meraih kemenangan secara reguler, karena Desmosedici telah menjadi motor rujukan belakangan ini dengan empat gelar terakhir.

Luca Marini: pengalaman panjang tanpa kemenangan

Luca Marini adalah pembalap paling veteran di antara empat nama tersebut, sudah menjalani enam musim di kelas utama tanpa pernah menang. Ia beberapa kali nyaris meraih kemenangan waktu masih membalap untuk tim VR46 Racing Team; salah satu hasil terbaiknya adalah posisi kedua di Austin 2023, serta podium ketiga di Qatar pada musim yang sama.

Dua musim terakhir bukanlah periode yang mudah bagi Marini karena menggunakan versi yang kurang kompetitif dari Honda RC213V. Meski demikian, ada indikasi bahwa pabrikan Jepang mulai kembali ke papan atas. Untuk musim depan, posisi Marini di MotoGP belum pasti setelah Honda merekrut dua pembalap lain; sejumlah laporan mengindikasikan kemungkinan Marini bergabung dengan Tech3 KTM, yang bisa memberinya kesempatan baru di pabrik berbeda.

Perlu diingat juga bahwa prestasi Marini di kelas bawah tidak bisa dianggap remeh: saat membalap di Moto2 ia mencatat enam kemenangan, 15 podium, dan lima pole position, bukti kapasitas dan pengalaman yang dimilikinya.

Diogo Moreira: ‘rookie’ yang terus menunjukkan kemajuan

Diogo Moreira, yang saat ini tampil sebagai salah satu pembalap muda menjanjikan, belum meraih kemenangan di MotoGP namun bukan tanpa prestasi di level dunia. Sebelum naik ke kelas utama, Moreira menjadi juara dunia Moto2 pada musim sebelumnya. Kini membalap untuk tim satelit Honda LCR, ia tercatat memiliki 13 podium dan sembilan pole dalam lima musim kompetisi di kejuaraan dunia.

Diogo pernah meraih kemenangan total lima kali ketika berlaga di Moto3 dan Moto2, dan meski belum mencetak kemenangan di MotoGP ia perlahan menunjukkan perkembangan bersama paket satelit Honda, kerap finis di kelompok 10 besar dan semakin konsisten dari balapan ke balapan.

Toprak Razgatlioglu: pengalaman WorldSBK belum cukup

Toprak Razgatlioglu adalah nama terakhir dalam daftar pembalap yang belum menang di MotoGP. Juara dunia WorldSBK sebanyak tiga kali ini belum menemukan mesin yang sekompetitif BMW yang pernah ia pacu di kejuaraan superbike. Situasi tim pabrikan Yamaha yang sedang mengalami krisis hasil juga berdampak pada performa semua pembalap yang memakai material tersebut.

Meski saat ini Toprak kekurangan alat untuk bersaing di barisan depan, potensinya tidak diragukan: ia mengoleksi 71 kemenangan di WorldSBK dan tiga gelar dunia, yang menempatkannya sebagai salah satu figur penting di kejuaraan tersebut. Perubahan regulasi yang direncanakan, termasuk penggunaan ban Pirelli yang sudah dikenal Toprak dari WorldSBK, disebut-sebut bisa mengubah peta persaingan pada musim berikutnya dan memberi peluang lebih besar baginya.

Dengan paruh kedua musim yang sudah dimulai, keempat pembalap ini masih memiliki kesempatan untuk memecah kebuntuan. Pedro Acosta, sebagai yang paling mengejutkan, berada di bawah sorotan karena ekspektasi tinggi menyertai langkah kariernya, sementara Marini, Moreira, dan Toprak masing-masing membawa cerita dan latar belakang yang berbeda dalam mengejar kemenangan pertama di kelas utama.

Sachsenring menandai jeda yang baik untuk mengevaluasi performa tim dan pembalap. Ketatnya persaingan musim ini menunjukkan bahwa pintu kemenangan masih terbuka lebar, tetapi untuk keempat pembalap yang belum menang MotoGP tersebut, tantangan untuk menempatkan nama mereka di urutan pertama akan menjadi fokus utama dalam sisa musim ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%