Pengurangan target mobil listrik bisa ancam kontribusi ekonomi £385 miliar, kata laporan

target mobil listrik - ilustrasi berita Pengurangan target mobil listrik bisa ancam kontribusi ekonomi £385 miliar,…
Pengurangan target mobil listrik bisa menggagalkan potensi kontribusi ekonomi hingga £385 miliar, mengancam 334.000 pekerjaan dan investasi £41 miliar.
0 0
Read Time:3 Minute, 35 Second

Pengurangan target mobil listrik disebut bisa mengikis peluang ekonomi besar bagi Inggris jika kebijakan mandat ZEV (Zero Emission Vehicle) dilonggarkan. Laporan terbaru menilai aturan itu berpotensi mendatangkan kontribusi ekonomi hingga £385 miliar pada tahun 2035, namun perubahan target dapat mengancam hasil tersebut.

target mobil listrik - ilustrasi berita Pengurangan target mobil listrik bisa ancam kontribusi ekonomi £385 miliar,…

Mandat ZEV menetapkan proporsi penjualan kendaraan yang harus berasal dari kendaraan listrik, dengan target yang meningkat setiap tahun. Kekhawatiran muncul setelah adanya kabar bahwa Partai Buruh mempertimbangkan untuk menurunkan ambang 2030, langkah yang dinilai berisiko oleh pelaku industri dan pengamat.

Target Mobil Listrik dalam Sorotan Publik

Saat ini mandat ZEV mengharuskan produsen mobil mencapai 33 persen dari total penjualan kendaraan berupa mobil listrik pada akhir tahun ini, dengan kenaikan target tahunan. Menurut aturan yang ditetapkan, pada 2030 target akan naik menjadi 80 persen untuk mobil dan 70 persen untuk van, sebelum akhirnya pada 2035 hanya kendaraan nol emisi yang boleh dijual.

Namun, laporan menyebut ada rencana untuk menurunkan target 2030 dari 80 persen menjadi sekitar 50 persen akibat kekhawatiran bahwa beberapa produsen bisa memilih untuk tidak berjualan di pasar Inggris. Para peneliti dan pelaku industri memperingatkan bahwa pengurangan target ini akan memberi sinyal ketidakpastian kepada investor dan pelaku industri otomotif.

Potensi ekonomi dan investasi yang dipertaruhkan

Dalam laporan berjudul “A‑Zev: The Road to Electric”, organisasi New AutoMotive memperkirakan mandat ZEV dapat mendorong kontribusi ekonomi sebesar £385 miliar hingga 2035. Laporan itu mencatat lebih dari £41 miliar telah diinvestasikan di sektor otomotif Inggris sejak 2020, termasuk sekitar £8,5 miliar yang ditujukan untuk rantai pasokan baterai di dalam negeri.

Selain nilai ekonomi, laporan tersebut juga memproyeksikan terciptanya sekitar 334.000 pekerjaan di sektor kendaraan listrik selama sembilan tahun ke depan jika kebijakan dipertahankan. Para penulis laporan menekankan bahwa mandat bekerja melalui mekanisme pasar dan persaingan untuk menurunkan biaya dan meningkatkan permintaan, bukan semata mengandalkan subsidi pemerintah.

Tren penjualan kendaraan listrik dan dampak bagi konsumen

Penjualan mobil listrik di Inggris menunjukkan kenaikan signifikan. Pada bulan Mei tercatat registrasi baru naik 34,2 persen secara tahunan dengan hampir 44.000 kendaraan baru. Sepanjang tahun lalu hampir 470.000 mobil baterai listrik terjual, nyaris dua kali lipat dibandingkan periode sebelum mandat diberlakukan, dan lebih dari 220.000 unit telah terjual pada empat bulan pertama 2026.

Laporan juga menyoroti manfaat langsung bagi konsumen. Rata-rata sebuah keluarga disebut bisa menghemat sekitar £900 per tahun dengan beralih ke mobil listrik karena biaya bahan bakar dan operasional yang lebih rendah.

Pernyataan pelaku industri dan pemerintah

Ben Nelmes, CEO dan pendiri New AutoMotive, mengatakan mandat ZEV adalah salah satu kebijakan industri paling berhasil dalam beberapa dekade terakhir dan memperingatkan bahwa perubahan kebijakan akan mengirim sinyal buruk kepada investor. “Pertanyaannya sekarang adalah apakah Inggris akan membangun di atas keberhasilan itu atau mempertaruhkannya,” ujarnya.

Tanya Sinclair, CEO Electric Vehicles UK, menegaskan bahwa menjaga mandat ZEV berarti melindungi masa depan di mana kepemilikan dan pengoperasian mobil menjadi lebih terjangkau dan nyaman. Pernyataan senada datang dari Vicky Read, CEO ChargeUK, yang memperingatkan bahwa pembalikan kebijakan dapat memangkas investasi untuk infrastruktur pengisian daya dan merusak kredibilitas Inggris sebagai pasar yang layak untuk berinvestasi.

Pemerintah melalui juru bicara Departemen Transportasi menyatakan tetap berkomitmen pada mandat ZEV dan mendukung transisi ke kendaraan listrik dengan dana sebesar £7,5 miliar. Juru bicara itu menyebut pemerintah akan meninjau mandat pada 2027, sesuai pernyataan Menteri Dekarbonisasi Keir Mather sebelumnya.

Departemen juga menyoroti program Electric Car Grant yang disebut telah membantu lebih dari 120.000 pengemudi beralih ke kendaraan listrik, serta peningkatan penjualan pada Mei yang 34 persen lebih tinggi dibanding Mei tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan yang pragmatis dan seimbang untuk mendukung industri Inggris sekaligus mendorong investasi.

Perbandingan kebijakan internasional

Laporan mengingatkan bahwa perubahan kebijakan dapat mengakibatkan pengurangan momentum seperti yang terjadi di negara lain ketika insentif dikurangi. Di sisi lain, pertumbuhan produsen Tiongkok sebagai merek global juga disebut menambah konteks persaingan internasional yang harus dihadapi industri Inggris jika kebijakan domestik dilonggarkan.

Dengan tekanan dari produsen otomotif dan bisnis yang menginginkan kepastian pasar, keputusan tentang arah mandat ZEV menjadi momen penting bagi masa depan industri kendaraan listrik di Inggris, termasuk implikasi ekonomi, pekerjaan, dan investasi jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%