Josep Garc A menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan ini. Josep García kembali menegaskan dominasinya di kancah EnduroGP setelah memastikan gelar juara dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pembalap asal Katalonia dari tim Red Bull KTM Factory Racing itu keluar sebagai kampiun usai tampil gemilang di putaran keenam Kejuaraan Dunia EnduroGP di Saint-Agreve, Prancis.

Kemenangan di GP Prancis membuat Josep García meraih gelar dunia 2026 dengan satu seri tersisa dalam kalender, yaitu GP Wales yang dijadwalkan berlangsung pada 7-9 Agustus. Gelar ini menambah koleksi trofi García setelah menjadi juara pada 2024 dan 2025.
Josep Garc A dalam Sorotan Publik
Persaingan di Saint-Agreve berjalan ketat, tetapi hasil yang diraih selama akhir pekan cukup untuk mengunci gelar. Sebelum balapan Prancis, García sudah memimpin klasemen dengan keunggulan 34 poin atas rekan setimnya, Andrea Verona. Keunggulan itu menjadi modal penting saat ia menghadapi laga di tanah Prancis.
Pada hari Sabtu, García sempat kesulitan mencari ritme terbaik di atas motornya, tetapi tetap konsisten berada di kelompok depan sepanjang hari. Ia menutup hari pertama di posisi kedua klasemen EnduroGP, dengan jarak sedikit lebih dari setengah menit dari pemenang hari itu, Zach Pichon. Di kelas Enduro1, García berhasil meraih kemenangan hari tersebut.
Keputusan di special test terakhir
Hari Minggu menjadi panggung bagi García untuk menutup perhitungan juara. Duel di special test terakhir berlangsung sangat ketat, dan keputusan akhirnya ditentukan di Extreme Test yang menjadi ujian penutup. Di situ, García tampil menentukan dan unggul, sehingga memastikan gelar juara dunia EnduroGP sekaligus menegaskan dominasinya di kelas Enduro1.
Kemenangan pada final special test itu disambut sorak pendukung yang hadir di Saint-Agreve, sekaligus menandai momen penting dalam karier García yang semakin mengukuhkan posisi sebagai salah satu figur utama generasi baru enduro internasional.
Baca juga: Bezzecchi Bagnaia: Bezzecchi: “Itu akan terasa aneh” saat Bagnaia bergabung dengan Aprilia 2027
Statistik musim 2026
Sepanjang musim ini, Josep García menunjukkan konsistensi yang tinggi. Ia tercatat meraih delapan kemenangan absolut, tiga kali finis kedua, dan satu kali berada di urutan ketiga pada klasemen EnduroGP. Lebih impresif lagi, García berhasil menempatkan diri di podium pada setiap hari balap yang telah digelar musim ini.
Angka-angka tersebut menjadi bukti bahwa gelar juara dunia yang kembali ia raih bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari performa yang stabil dan kemampuan untuk tampil maksimal saat menghadapi momen-momen penentuan selama satu musim penuh.
Jejak juara dan komentar tim
Josep García pertama kali menjadi juara dunia EnduroGP pada 2024, juga setelah berkompetisi di Prancis, lalu mempertahankan gelarnya pada 2025. Dengan gelar 2026 ini, ia menyelesaikan hat-trick gelar dunia berturut-turut dan mempertegas perannya sebagai pembalap kunci di tim Red Bull KTM Factory Racing.
Rekan dan pesaing García, termasuk Andrea Verona yang menjadi saingan terdekat di klasemen sebelum GP Prancis, hingga pemenang sesi tertentu seperti Zach Pichon, ikut mewarnai jalannya kompetisi yang ketat. Hasil balapan di Saint-Agreve menunjukkan bagaimana setiap babak memiliki peran krusial untuk menentukan peta kekuatan menjelang penutupan musim.
Menantikan putaran penutup di Wales
Dengan gelar sudah dipastikan, sisa satu seri di kalender — GP Wales pada awal Agustus — tetap menjadi kesempatan bagi tim dan pembalap lainnya untuk menutup musim dengan catatan terbaik atau merebut posisi akhir di papan klasemen. Bagi García, putaran penutup akan menjadi panggung untuk merayakan gelar dan mungkin menambah daftar kemenangan musim ini, meski tekanan sudah berkurang karena gelar dunia telah diamankan.
Perjalanan Josep García musim ini sekaligus menggarisbawahi pergeseran kekuatan di dunia enduro, di mana pembalap baru dari generasi saat ini mulai menjadi acuan utama dan menetapkan standar tinggi untuk musim-musim mendatang.
