David Alonso tampil menjanjikan pada hari pertama balapan Moto2 di Sirkuit Misano, San Marino. Pembalap berkebangsaan Kolombia-Spanyol itu sukses menempati posisi ketiga pada sesi latihan bebas, yang sekaligus memberinya tiket langsung ke Q2.

Prestasi ini terasa penting bagi Alonso setelah menjalani rentetan kendala pada seri sebelumnya. Di Misano, kondisi fisik dan motor mendukung performanya, sehingga ia mampu menunjukkan versi terbaik dari kemampuannya dan menempatkan dirinya sebagai kandidat yang perlu diperhitungkan untuk pekan balapan.
Performa David Alonso di latihan bebas
Pada sesi latihan bebas Jumat, Alonso tak pernah lepas dari posisi 10 besar sepanjang praktik. Rentang posisinya bergerak dari peringkat ketujuh hingga kedua sebelum akhirnya menutup hari di tempat ketiga dengan catatan waktu 1m34s275. Waktu tersebut hanya berselisih 188 milidetik dari pemuncak latihan, pembalap Australia Senna Agius.
Hasil ini bukan yang tercepat bagi Alonso musim ini—rekor terbaiknya di latihan bebas sempat ditorehkan di Hungaria—tetapi memberikan sinyal positif mengingat ia kerap mengalami awal yang sulit sepanjang musim 2026. Kali ini, baik kondisi fisik maupun performa motornya berjalan selaras sehingga memuluskan langkahnya menuju kualifikasi.
Riwayat kendala dan kebangkitan di Misano
Alonso datang ke Misano dengan beban pengalaman kurang menguntungkan pada beberapa putaran terakhir. Di GP Aragon ia sempat finis nyaris di bagian akhir klasemen tanpa ada masalah yang jelas pada lomba tersebut. Selain itu, musim ini juga sempat terganggu oleh cedera pada bahu kanan serta beberapa gangguan teknis, termasuk dua kegagalan sistem kelistrikan yang menimpanya di seri Prancis dan Jerman.
Baca juga: Marc M Rquez Cedera: Marc Márquez cedera: Saya tak ingin orang lain merasakan cedera seperti kami
Untuk itu, penampilan stabil pada Jumat menjadi kabar baik karena menunjukkan bahwa cedera dan masalah mekanis yang sebelumnya menghambatnya tidak muncul kembali pada hari pertama di Misano. Menurut catatan, kesesuaian antara kondisi fisik dan kesiapan kendaraan menjadi kunci kebangkitan performa Alonso pada sesi tersebut.
Ikatan khusus dengan Misano dan target tim
Misano menyimpan arti khusus bagi Alonso: sirkuit inilah yang menjadi panggung debutnya di Kejuaraan Dunia pada 2023 ketika masih membalap di kelas Moto3. Tiga tahun setelah debut itu, perasaan antusiasme yang sama masih menyertainya saat kembali balapan di trek yang kini menjadi tuan rumah putaran San Marino.
Bersaing dengan mesin Kalex dari Aspar Team, Alonso menegaskan ambisinya untuk meraih hasil terbaik. Meski fokus jangka pendek tertuju pada perebutan pole pada Sabtu, tujuan akhir yang diincar adalah kemenangan pada balapan Minggu. Momentum kelas latihan bebas memberi harapan bahwa target tersebut bukan sekadar impian, melainkan sesuatu yang realistis jika ia dapat mempertahankan ritme yang konsisten.
Jadwal kualifikasi dan siaran
Untuk memastikan apakah awal minggu ini bukan kebetulan, Aspar Team dan David Alonso harus menunjukkan performa serupa pada sesi kualifikasi. Q2, yang akan menentukan posisi start untuk lomba Minggu, dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September pukul 7:05 a.m. waktu Kolombia. Sesi ini dapat disaksikan melalui layanan siaran yang menayangkannya sesuai jadwal.
Jika Alonso mampu mengamankan pole position, itu akan menjadi indikator kuat bahwa ia benar-benar kembali ke bentuk terbaiknya. Namun target jangka pendek di Misano tetap realistis: menjaga konsistensi, memaksimalkan setelan Kalex miliknya, dan menyiapkan strategi yang matang untuk hari perlombaan.
Perjalanan Alonso musim ini memperlihatkan kombinasi tantangan fisik dan teknis, namun performa di Misano memberi bukti bahwa kondisi dapat berubah cepat dalam dunia Moto2. Pada akhirnya, harapan tim dan penggemar kini tertumpuk pada kualifikasi hari Sabtu dan peluang untuk melihat Alonso bersaing di barisan depan saat balapan utama pada Minggu.
