Óscar Tunjo datang ke Grand Prix Toronto 2026 sebagai pemimpin klasemen IMSA VP Sportscar Challenge. Pembalap asal Cali itu menjalani musim penuh pertama di Amerika Serikat dengan hasil yang mengesankan, memimpin bersama rekannya dari tim Gebhardt Motorsport.

Musim ini Tunjo dan rekan setimnya, pembalap asal Jerman Valentino Catalano, sudah mengumpulkan 650 poin setelah sembilan podium dari sembilan balapan. Performanya yang konsisten membuat pasangan ini menjadi favorit kuat menjelang ronde di Toronto.
Óscar Tunjo dan musim terbaiknya di Amerika
Menurut pernyataannya, 2026 menjadi tahun yang sangat positif bagi karier Tunjo. Ia menilai bahwa menjalani musim penuh di ajang IMSA memberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Keberhasilan mencetak double win di Daytona pada balapan pembuka musim menjadi awal yang menentukan, memberi momentum yang dipertahankan hingga putaran-putaran berikutnya.
Tunjo mengakui bahwa sebelumnya ia pernah menempuh lintasan lain dalam karier balapnya, termasuk pengalaman di level yang sebanding dengan Formula 3, namun saat ini ia merasakan berada pada kondisi fisik dan teknis yang sangat baik. Konsistensi podium di setiap balapan menunjukkan bahwa ia dan tim berhasil menjaga performa dalam berbagai kondisi sirkuit.
Peran tim dan penyesuaian teknis
Di balik hasil positif Tunjo, peran insinyur dan mekanik tim disebutkan sangat krusial. Menurut pembalap asal Valle del Cauca itu, tim memberikan semua alat dan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas mobil. Penyesuaian teknis yang tepat menjadi kunci agar mobil kompetitif di berbagai jenis sirkuit yang ditemui sepanjang musim.
Baca juga: Zane Smith vs Carson Hocevar: Kontak di Chicagoland pada Start ke-100, NASCAR Tidak Campur Tangan
Tunjo juga menyoroti pentingnya kerja tim dalam strategi balapan. Meski strategi menjadi faktor kunci, adanya insiden seperti keluarnya safety car bisa mengubah seluruh rencana tim dalam hitungan menit. Di beberapa sirkuit yang relatif baru bagi pembalap, kesalahan individu pun bisa berdampak besar pada hasil akhir.
Balapan di Virginia dan langkah menuju Toronto
Pada penampilan terakhirnya di Virginia pada Minggu, 21 Juni, Tunjo merasakan lagi manisnya kemenangan setelah balapan yang menuntut dan penuh insiden. Ia menilai balapan tersebut lebih banyak diwarnai kecelakaan sehingga strategi dan keberuntungan memainkan peran besar dalam menentukan podium.
Dengan hanya menyisakan beberapa putaran lagi termasuk Toronto dan Atlanta, harapan meningkat bagi Tunjo dan Gebhardt untuk mempertahankan posisi puncak. Toronto menjadi rintangan terakhir sebelum Tunjo berangkat mengikuti rangkaian kejuaraan di Eropa, sehingga hasil di sana akan sangat menentukan momentum menjelang transisi ke sirkuit-sirkuit internasional.
Agenda Toronto dan persiapan ke Eropa
Grand Prix Toronto dari seri IMSA VP Racing, dikenal juga sebagai Chevrolet Grand Prix, dijadwalkan dimulai Sabtu, 11 Juli dengan Race 1 pada pukul 07:45 WIB. Lomba utama akan berlangsung pada Minggu, 12 Juli pukul 10:05 WIB. Penonton dapat mengikuti jalannya balapan melalui IMSA TV dan kanal resmi YouTube penyelenggara.
Setelah Toronto, Tunjo berencana melanjutkan musim dengan ambisi yang sama di kejuaraan Eropa, yang akan dimulai dari Sirkuit Imola di Italia dan berikutnya ke Silverstone. Dua balapan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi setiap pembalap karena reputasi kedua sirkuit sebagai arena balap yang menantang dan prestisius.
Menutup pernyataannya, Tunjo menegaskan bahwa hasil di lintasan adalah kerja bersama. Ia merasa diberkati karena dikelilingi oleh tim yang solid, dan berharap keberuntungan serta kerja keras bisa terus berpihak hingga akhir musim. Dengan dua balapan tersisa di kalender Amerika sebelum fokus beralih ke Eropa, perhatian kini tertuju pada bagaimana ia dan Catalano menjaga konsistensi demi mempertahankan puncak klasemen.
