Alonso masa depan kembali jadi bahan pembicaraan setelah sang pembalap Aston Martin mengatakan belum merasa tergesa-gesa untuk menentukan langkahnya pada musim 2027. Pernyataan itu disampaikan sebelum balapan Grand Prix Spanyol, dan menegaskan bahwa opsi untuk tidak berlaga di Formula 1 musim berikutnya tetap terbuka.

Pada usia 45 tahun dan dengan status dua kali juara dunia, Alonso menyatakan dia tidak merasakan tekanan untuk segera mengambil keputusan. Ia menyebut ada “no urgency” dalam menentukan program balapnya selanjutnya dan membuka peluang berlaga di kejuaraan ketahanan, selain kemungkinan melanjutkan karier di F1.
Alonso masa depan: pernyataan menjelang GP Spanyol
Pernyataan Alonso itu muncul pada sesi media menjelang Grand Prix Spanyol. Ia mengatakan bahwa saat ini prioritasnya bukan pada keputusan cepat mengenai 2027, melainkan menimbang opsi yang tersedia dengan lebih tenang. Kalimat “no urgency” yang diucapkannya menjadi inti pesan bahwa ia memberi waktu untuk memikirkan langkah berikutnya secara matang.
Kemungkinan menepi dari grid Formula 1 bukanlah penutupan total terhadap dunia balap bagi Alonso. Dalam ucapannya, pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa alternatif turun di kategori lain — termasuk World Endurance Championship — menjadi salah satu pertimbangan serius dalam proses pengambilan keputusannya.
Opsi World Endurance Championship
Salah satu opsi yang disebutkan Alonso adalah berkompetisi di World Endurance Championship (WEC). Kejuaraan ketahanan itu menawarkan format dan tantangan berbeda dibandingkan Formula 1, termasuk balapan marathon seperti 24 Jam Le Mans yang menjadi sorotan di kalender ketahanan internasional.
Dengan menyatakan ketertarikan pada WEC, Alonso membuka kemungkinan beralih fokus dari balap sprint di F1 ke kompetisi ketahanan yang menguji konsistensi, strategi tim, dan daya tahan fisik maupun mental pembalap. Namun, dari pernyataannya juga jelas bahwa ini masih dalam tahap pertimbangan — bukan keputusan final.
Dampak bagi Formula 1 dan tim Aston Martin
Pernyataan sang pembalap tentu menimbulkan spekulasi tentang konsekuensi bagi susunan pembalap di Formula 1 dan posisi Alonso di Aston Martin. Meski demikian, Alonso menegaskan bahwa saat ini ia tidak diburu waktu untuk mengumumkan keputusannya, sehingga proses negosiasi atau perubahan komposisi tim belum pasti menjadi isu yang mendesak menurut versi dirinya.
Bagi penggemar dan pengamat, pengakuan soal ketiadaan urgensi tersebut mungkin mengindikasikan bahwa keputusan akhir baru akan muncul setelah Alonso menimbang faktor olahraga, pribadi, dan peluang yang tersedia untuk musim 2027.
Waktu keputusan dan kemungkinan langkah berikutnya
Alonso tidak menetapkan tenggat waktu publik untuk keputusannya. Ucapannya bahwa ia tidak terburu-buru memungkinkan peluang untuk menilai musim berjalan, menimbang tawaran, dan mempertimbangkan aspek non-teknis yang kerap memengaruhi keputusan pembalap pada tahap akhir kariernya.
Sementara pilihan beralih ke World Endurance Championship merupakan salah satu skenario yang ia sebutkan, skenario-skenario lain tetap mungkin sampai ada pengumuman resmi. Sampai saat itu, pernyataan Alonso memunculkan lebih banyak pertanyaan tentang rencana jangka panjangnya daripada jawaban pasti.
