Silverstone Aprilia: Rivola Tetap Merendah Meski RS-GP Mendominasi

silverstone aprilia - ilustrasi berita Silverstone Aprilia: Rivola Tetap Merendah Meski RS-GP Mendominasi
Silverstone Aprilia: Massimo Rivola puji dominasi RS-GP, tapi minta tim tetap rendah hati dan fokus membawa Aprilia juara konstruktor pada MotoGP musim ini.
0 0
Read Time:3 Minute, 17 Second

Silverstone Aprilia menjadi sorotan setelah akhir pekan yang hampir sempurna bagi tim dari Noale. Aprilia tampil sangat dominan di sirkuit Inggris itu, menguasai kedua balapan dengan empat rider mereka berada di barisan depan dan menutup podium pada dua kesempatan.

silverstone aprilia - ilustrasi berita Silverstone Aprilia: Rivola Tetap Merendah Meski RS-GP Mendominasi

Meski hasil di lintasan memberikan gambaran kekuatan, CEO Aprilia, Massimo Rivola, memilih untuk bersikap hati-hati. Ia menekankan bahwa keberhasilan di Silverstone bukan alasan untuk kehilangan kendali dan membuat tim berpuas diri menjelang sisa musim.

Silverstone Aprilia: Lintasan yang Menguntungkan RS-GP

RS-GP memang kerap menunjukkan karakter yang pas untuk konfigurasi Silverstone. Dalam beberapa musim terakhir mesin dan rangka Aprilia kerap kompetitif di sirkuit tersebut, dengan kemenangan yang pernah diraih pada musim sebelumnya. Pada akhir pekan terakhir, tidak ada tim lain yang mampu mengimbangi kecepatan tim, sehingga hasil yang datang terasa sesuai ekspektasi dari karakter trek.

Rivola: Jangan Terbawa Euforia

Rivola mengakui betapa pentingnya hasil positif menjelang jeda musim panas. Menurutnya, kemenangan di Sabtu dan Minggu di Silverstone memberi dorongan moral bagi seluruh kru di pabrik Noale. Namun ia juga memperingatkan bahwa ini adalah lintasan yang menguntungkan bagi motor mereka sehingga hasil tersebut tidak boleh membuat tim kehilangan perspektif.

Ia secara khusus memuji perjuangan Marco Bezzecchi, yang baru pulih dari cedera klavikula yang didapat saat sesi kualifikasi GP Jerman. Rivola mengungkapkan kekagumannya terhadap usaha Bezzecchi yang masih mampu finis di posisi ketiga pada sprint dan balapan utama meski pada sesi pemanasan setelah perlombaan terlihat kesulitan berjalan. Menurut Rivola, performa itu menunjukkan hati dan keberanian yang sangat dibutuhkan oleh pembalap.

Dua Hari Podium Penuh untuk Aprilia

Dalam akhir pekan itu, Jorge Martín menegaskan dominasinya dengan meraih pole, kemenangan hari Sabtu, dan satu podium lagi pada hari Minggu. Pada Sabtu, podium dihuni sepenuhnya oleh pembalap Aprilia dengan Ai Ogura menempati posisi kedua, sementara pada Minggu Raul Fernández keluar sebagai pemenang race hari Minggu—kemenangan Minggu pertamanya musim ini. Hasil ini menegaskan kedalaman kekuatan Aprilia karena keempat motor mereka tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.

Rivola juga menyoroti keberadaan empat pembalap Aprilia dalam pertempuran klasemen. Saat ini keempat rider berada dalam jarak 56 poin, dari pemimpin klasemen Jorge Martín hingga Raul Fernández di posisi keenam. Situasi ini menunjukkan bahwa strategi tim dan konsistensi performa pembalap menjadi faktor kunci untuk jangka panjang.

Prioritas: Juara Konstruktor untuk Aprilia

Bagi Rivola, prioritas utama adalah mengantar Aprilia menjadi pemenang klasemen konstruktor. Ia menyatakan bahwa gelar konstruktor akan memiliki makna historis dan penting bagi seluruh staf di Noale, tanpa memandang siapa pembalap yang akhirnya meraih gelar pembalap. Meski demikian, sebagai tim pabrikan, ia mengakui preferensinya agar salah satu pembalap pabrikan mereka yang memenangkan gelar pembalap.

Rivola menggarisbawahi pentingnya kerja harian dan konsistensi. Dengan masih tersisa 370 poin yang diperebutkan musim ini, ia menilai lebih bijak bagi tim untuk tidak terlalu terpaku pada klasemen saat ini, melainkan fokus pada persiapan dan perbaikan teknis untuk setiap balapan ke depan.

Tantangan Musim dan Persaingan dengan Ducati

Selain pujian terhadap performa tim sendiri, Rivola juga menyinggung persaingan dengan rival Italia lainnya. Di Silverstone, tim lawan—yang biasanya kuat pada beberapa sirkuit—kurang menonjol dan lebih berupaya bertahan sepanjang akhir pekan. Rivola percaya bahwa ada sirkuit tertentu yang memberi keuntungan bagi Aprilia, sementara sirkuit lain mungkin lebih menguntungkan bagi kompetitor.

Ia memberi contoh sirkuit berikutnya yang akan dilombakan, di mana sejarah menunjukkan pembalap tertentu pernah dominan, namun dalam kondisi terakhir ia terlihat menghadapi beberapa kesulitan. Rivola menilai dinamika seperti itu membuat persaingan menjadi menarik karena dua pabrikan Italia kemungkinan akan saling memperebutkan gelar hingga akhir musim, dengan banyak pembalap yang masih dalam perburuan posisi terbaik.

Seluruh pernyataan Rivola menegaskan sikap pragmatis: merayakan hasil positif tanpa melupakan pekerjaan detail yang harus terus dilakukan. Bagi tim Aprilia, Silverstone menjadi bukti kemampuan teknis dan kompetitif mereka, namun juga pengingat untuk tetap menjaga fokus ketika musim memasuki fase penentuan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%