Zarco kembali menancapkan kaki di atas motor hampir tiga bulan setelah insiden parah di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Pembalap asal Cannes itu mulai menjalani langkah-langkah awal untuk memulihkan kondisi fisiknya dan menyiapkan diri menuju target kembalinya ke lintasan pada September.

Sesi latihan yang menjadi tonggak baru dalam proses pemulihan Zarco berlangsung di Circuit Andorra Pas De La Casa. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia membagikan foto dan video saat mengendarai sebuah Supermoto dengan nomor khasnya #5, sementara anggota timnya mencatat waktu dan memantau perkembangan secara ketat.
Zarco kembali ke motor: sesi latihan di Andorra
Latihan di Andorra dipilih karena posisi berkendara pada Supermoto lebih nyaman dan memungkinkan Zarco menguji respons lututnya secara bertahap. Dalam catatan yang menyertai unggahan tersebut, pembalap Honda LCR itu menulis bahwa ia berfokus pada intensitas yang terkontrol untuk menghindari memicu nyeri atau pembengkakan berlebih pada lutut.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama latihan ini adalah untuk “melatih tubuh secara spesifik untuk berkendara” sambil memperhatikan reaksi cedera. Tim memantau sesi itu dengan cermat, dan kegiatan tersebut menjadi langkah penting setelah berminggu-minggu rehabilitasi intensif pasca kecelakaan.
Kronologi kecelakaan dan dampaknya
Kecelakaan yang menimpa Zarco terjadi pada 17 Mei di Circuit de Barcelona-Catalunya, saat ajang Grand Prix sedang berlangsung. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah balapan dimulai kembali, menyusul kecelakaan yang dialami pembalap lain, yang memicu rangkaian kejadian di lintasan.
Menurut keterangan dari momen itu, Zarco kehilangan kendali motornya dan dalam kecelakaan itu turut menyeret dua pembalap lain, Luca Marini dan Pecco Bagnaia. Kejadian semakin serius ketika kaki Zarco terjepit pada motor Bagnaia sehingga ia tertarik beberapa meter di atas gravel, menyebabkan cedera signifikan pada lututnya dan mengkhawatirkan kondisi fisiknya secara keseluruhan.
Keputusan pengobatan: memilih perawatan konservatif
Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, pembalap itu dan tim memutuskan untuk mengambil jalur perawatan konservatif tanpa operasi. Pilihan ini diikuti oleh serangkaian program rehabilitasi intensif yang berfokus pada pemulihan fungsi lutut serta mengendalikan pembengkakan yang dapat muncul kembali selama proses penyembuhan.
Pandangan Zarco tentang proses pemulihan dan target kembali
Dalam pesannya, Zarco menekankan pentingnya kesabaran dalam proses rehabilitasi. Ia mengakui bahwa akan ada momen-momen nyeri dan pembengkakan pada lutut yang normal terjadi setelah cedera, sehingga stimulasi dan latihan dilakukan secara bertahap sambil memantau respons tubuh.
Ia menyatakan puas dengan kemajuan yang telah dicapai sejauh ini dan menegaskan kembali target pribadinya untuk kembali berlaga pada bulan September. Komitmen itu disertai kerja keras dalam program fisik dan pengujian di atas motor jenis Supermoto untuk menyesuaikan posisi berkendara dan memastikan lutut bereaksi baik saat melakukan manuver di lintasan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Zarco kepada para pendukungnya. Ia mengapresiasi dukungan yang diterima selama masa sulit pemulihan, dan menegaskan bahwa kesabaran menjadi kata kunci dalam menghadapi tantangan ini.
Ke depan: persiapan menyambut musim yang tertunda
Tim telah mengonfirmasi bahwa rencana awal adalah mengembalikan Zarco ke kompetisi pada bulan September. Hingga saat itu, pendekatan bertahap yang dikombinasikan dengan pemantauan medis dan latihan spesifik akan terus dijalankan untuk meminimalkan risiko kambuhnya cedera dan memastikan kondisi fisik optimal saat kembali berlaga.
Sesi di Andorra menjadi simbol awal pemulihan praktis bagi Zarco, menandai bahwa setelah masa rehabilitasi yang panjang dan keputusan untuk menghindari operasi, ia mulai mengambil langkah nyata untuk kembali ke dunia balap yang sempat ia tinggalkan karena cedera berat tersebut.
