VinFast memperkenalkan sistem one-minute swap untuk motor listrik yang dirancang agar pengendara bisa kembali melanjutkan perjalanan hanya dalam waktu sekitar satu menit. Sistem ini diperkenalkan bersamaan dengan tiga model motor listrik baru: Evo, Feliz II, dan Viper.

Pengenalan sistem penukaran baterai tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan V-Green. Alih-alih menunggu pengisian penuh selama beberapa jam, pengendara dapat mampir ke stasiun penukaran, menukar baterai kosong dengan baterai penuh, dan langsung melanjutkan perjalanan — proses yang diposisikan serupa dengan berhenti di stasiun bensin.
Bagaimana sistem one-minute swap bekerja
Konsep one-minute swap menitikberatkan pada kecepatan dan kenyamanan. Pengendara yang membutuhkan jarak tambahan di luar pengisian di rumah dapat memilih mampir ke stasiun penukaran untuk mengganti modul baterai yang terpasang. VinFast mengatakan pengisian penuh satu baterai memerlukan waktu sekitar tiga sampai empat jam, sementara dua baterai membutuhkan sekitar enam sampai delapan jam jika diisi di rumah atau di fasilitas pengisian.
Dengan jaringan stasiun penukaran, pengendara tidak harus menunggu berjam-jam saat sedang bekerja atau mengantar barang. Proses tarik-masuk, tukar baterai, dan melaju kembali diharapkan terasa mirip dengan kebiasaan mengisi bahan bakar pada motor bensin, sehingga menutup salah satu kelemahan terbesar kendaraan listrik yakni waktu pengisian yang lama.
Model yang diperkenalkan dan spesifikasi utama
Pada peluncuran yang digelar pada 31 Juli, VinFast memperkenalkan model Evo, Feliz II, dan Viper. Dari ketiganya, Feliz II mendapatkan sorotan dengan klaim kemampuan menempuh hingga 145 kilometer saat menggunakan dua baterai dan kecepatan puncak mencapai 90 kph.
Angka tersebut menempatkan Feliz II lebih dekat ke performa skuter bensin kecil dibandingkan sepeda listrik yang lebih lamban. Selain itu, Feliz II dilengkapi jok yang luas yang disebut dapat menampung hingga tiga orang, walaupun pengendara tetap harus mematuhi aturan keselamatan dan kepengurusan penumpang setempat. Sistem baterai dan kelistrikan pada model ini memiliki rating IP67, memberikan perlindungan terhadap debu dan paparan air, fitur yang berguna di tengah kondisi hujan mendadak.
Skema kepemilikan: langganan baterai dan biaya
Salah satu pendekatan VinFast untuk menurunkan biaya awal adalah memisahkan baterai dari pembelian kendaraan melalui skema langganan. Perusahaan menyatakan unit yang dibeli dengan skema langganan baterai bisa sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan unit yang dijual lengkap dengan baterainya.
Biaya langganan baterai akan dimulai dari P439 per bulan. Untuk menarik pembeli awal, VinFast menawarkan 12 bulan pertama gratis dengan alokasi hingga 20 kali penukaran per bulan. Skema ini juga mengubah pola kepemilikan: alih-alih rutin membeli bahan bakar tiap beberapa hari, pemilik membayar biaya bulanan baterai dan memilih untuk mengisi atau menukar sesuai kebutuhan harian.
VinFast memperkirakan biaya kepemilikan motor listriknya bisa sekitar 25 persen lebih rendah selama lima tahun dibandingkan model bensin sejenis. Penghematan terbesar diperkirakan dirasakan oleh pengendara jarak jauh dan mereka yang sering mengisi bahan bakar, karena listrik biasanya lebih murah per jarak yang ditempuh dan motor listrik membutuhkan lebih sedikit perawatan rutin.
Jaringan stasiun penukaran dan pemeliharaan baterai
VinFast dan V-Green berencana menempatkan sekitar 30.000 stasiun penukaran di seluruh negeri. Lokasi yang direncanakan mencakup dealer VinFast, bengkel mitra, pusat perbelanjaan, dan stasiun bensin. Jangkauan seluas ini diharapkan memberi kemudahan setara dengan kenyamanan motor bensin konvensional, terutama jika stasiun ditempatkan pada jalur komuter padat dan area dengan banyak pengendara layanan antar atau ride-hailing.
Program langganan baterai juga menangani kekhawatiran umum terkait degradasi baterai. Dalam skema penukaran, VinFast bertanggung jawab atas pemeliharaan baterai yang digunakan dalam jaringan, serta akan mengganti modul baterai ketika kesehatannya turun di bawah tingkat yang ditentukan. Dengan demikian, pemilik tidak perlu risau membeli baterai pengganti yang mahal beberapa tahun setelah pembelian.
Meski motor listrik menghilangkan kebutuhan akan oli mesin, busi, injektor bahan bakar, atau sistem knalpot, pengendara tetap harus merawat komponen seperti rem, ban, dan suspensi. Namun, berkurangnya bagian yang memerlukan perawatan pada motor listrik berpotensi menyederhanakan servis rutin dibandingkan mesin pembakaran dalam.
Dengan mengurangi waktu berhenti untuk pengisian, menawarkan opsi langganan baterai, dan menyiapkan jaringan stasiun penukaran yang luas, VinFast berharap motor listrik menjadi lebih praktis bagi pelaku komuter, pengantar barang, dan pengemudi ride-hailing yang tidak bisa menunggu berjam-jam di tengah hari kerja. Sistem ini berpotensi mengurangi kompromi yang selama ini menghambat adopsi motor listrik di lingkungan perkotaan.
